Memuat Berita...
Memuat Berita...

Di tengah persidangan yang sangat dinantikan, Mark Zuckerberg, pendiri Facebook, telah memberikan kesaksian tentang tujuan Meta untuk Instagram. Menurut Zuckerberg, Meta ingin membuat Instagram lebih "berguna" bagi penggunanya, bukan hanya meningkatkan waktu yang dihabiskan dalam aplikasi. Hal ini berbeda dengan dokumen perusahaan yang menyebutkan bahwa meningkatkan keterlibatan pengguna adalah salah satu tujuan perusahaan.
Perkara ini bermula dari gugatan yang diajukan oleh seorang wanita California yang mengaku dirugikan oleh fitur adiktif di Instagram, YouTube, Snapchat, dan TikTok. TikTok dan Snap telah memutuskan untuk menyelesaikan perkara sebelumnya sampai ke pengadilan. Zuckerberg juga ditanya tentang pernyataan publik sebelumnya, termasuk komentarnya di podcast Joe Rogan tahun lalu bahwa dia tidak bisa dipecat oleh dewan Meta karena menguasai mayoritas kekuatan pemungutan suara.
Persidangan ini merupakan salah satu dari beberapa perkara yang akan dihadapi oleh Meta, di mana perusahaan akan dituduh telah merugikan anak-anak dengan platformnya. Dalam perkara ini, pengacara Meta telah meragukan ide bahwa media sosial harus dianggap sebagai kecanduan yang nyata. Adam Mosseri, kepala Instagram, sebelumnya telah memberikan kesaksian bahwa Instagram tidak "klinis adiktif".
Persidangan ini juga menarik perhatian karena Zuckerberg jarang memberikan kesaksian di pengadilan. Selain itu, persidangan ini juga menimbulkan kekhawatiran tentang penggunaan kacamata pintar Meta di pengadilan, yang dapat merekam proses persidangan atau melakukan pengenalan wajah. Meskipun kacamata pintar Meta saat ini tidak memiliki kemampuan pengenalan wajah, laporan terbaru menunjukkan bahwa perusahaan sedang mempertimbangkan untuk menambahkan fitur tersebut.
Sumber: Engadget is a web magazine with obsessive daily coverage of everything new in gadgets and consumer electronics

Tecno Camon 40 Pro 5G vs HONOR 400 Lite 5G, mana yang lebih worth it?

Tecno Camon Series, ponsel dengan spesifikasi tinggi dan harga terjangkau.

Call of Duty: Warzone Mobile dihentikan, sementara Black Ops 7 memiliki strategi baru

Google Pixel 10A hadir dengan fitur pengisian cepat dan SOS satelit seharga $499

AI kini menjadi ancaman nyata bagi pekerjaan kaum intelek, dengan kemampuan yang makin canggih dan mampu menggantikan pekerja manusia.

Teknologi AI berkembang pesat, tapi perubahan ekonomi tidak akan terjadi dalam semalam.